Acetylcysteine

Selamat datang di www.obatqnc.com, situs penyedia informasi mengenai kesehatan dan pengobatan herbal alami. Pada page ini kami akan mengulas tentang Obat Acetylcysteine berikut Aturan Pakai dan Efek Sampingnya.

Kami selaku Penjual Resmi Obat QnC Jelly Gamat Original akan siap melayani pemesanan ke seluruh Indonesia dengan kualitas produk ASLI dan STOK TERBARU. Untuk memberi kenyamanan dan kemudahan para kostumer mendapatkan produk herbal terbaik ini, kami memberikan pelayanan-pelayanan menarik salah satunya PESANAN AKAN KAMI KIRIM TERLEBIH DAHULU, SETELAH PAKET PESANAN SAMPAI BARU TRANSFER PEMBAYARAN.

Acetylcysteine – Aturan Pakai dan Efek Samping

Acetylcysteine

Acetylcysteine merupakan obat yang digunakan untuk mengencerkan dahak membandel menghalangi saluran pernapasan. Maka sebab itu, obat ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita batuk kering.

Keberadaan dahak kental yang menempel membuat saluran pernapasan terhambat dan terganggu sehingga berpotensi menyebabkan penyakit pada paru-paru seperti tuberkulosis, bronkitis hingga fibrosis sistik. Sehingga tidak jarang merekomendasikan Acetylcysteine sebagai obat pengencer dahak guna membantu memudahkan untuk bisa lebih mudah bernapas.

Obat Acetylcysteine ini tersedia dalam berbagai merek dan bisa didapatkan di berbagai apotik. Penggunaan obat ini harus sesuai dengan resep dokter agar dalam pilihan obat sesuai dan tepat dengan jenis penyakit yang sedang diderita dan juga kondisi kesehatan Anda.

Keterangan Obat Acetylcysteine

  • Jenis obat Ekspektoran
  • Golongan : Obat keras, obat resep
  • Dikonsumsi oleh : Dewasa dan anak-anak di atas usia 6 tahun
  • Bentuk : tablet, kapsul, obat hirup, dan obat suntik
  • Manfaat : Mengencerkan dahak yang membandel

Peringatan dan Perhatian

  • Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh pengidap penyakit asma dan diabetes
  • Untuk wanita hamil dan menyusui disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat ini.
  • Untuk anak-anak sesuaikan dengan resep dokter
  • Sebaiknya jangan mengkonsumsi Acetylcysteine selama mengemudi kendaraan, sebab obat ini dapat mengakibatkan rasa kantuk.
  • Apabila mengalami reaksi alergi atau overdosis, segera kunjungi dokter.
  • Konsumsi sesuai aturan pakai yang ada di dalam setiap kemasan.

Aturan Pakai Obat Acetylcysteine

Aturan Pakai Acetylcysteine biasanya tidak sama untuk setiap bentuk obat. Sehingga perlu konsultasi terlebih dahuluh dengan Dokter untuk menentukan takaran obat berdasarkan bentuk obat yang digunakan, jenis penyakit, usia, serta kondisi kesehatan Anda.

Biasanya Obat Acetylcysteine dalam bentuk kapsul, dosis biasa direkomendasikan bagi pasien dewasa yaitu 200 mg, sedangankan lama waktu mengkonsumsinya yakni 2-3 kali sehari. Berikut Cara Mengkonsumsi Acetylcysteine Dengan Benar :

  • Konsumsi obat acetylcysteine ini sesuai dengan resep dokter dan jangan lupa untuk membaca keterangan yang tertera pada masing-masing kemasan.
  • Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi acetylcysteine bersamaan dengan antibiotik tetrasiklin. Pastikan rentan waktu setidaknya dua jam sebelum atau sesudah mengonsumsi obat ekspektoran ini.
  • Sebaiknya hindari penggunaan Acetylcysteine dengan pereda batuk, karena dapat menyebabkan terjadinya penumpukan dahak yang berpotensi terjadinya pertumbuhan bakteri.
  • Usahakan setiap mengonsumsi acetylcysteine pada jam yang sama setiap harinya guna memaksimalisasi khasiatnya.
  • Bagi Anda yang lupa mengonsumsi acetylcysteine, dianjurkan untuk cepat meminumnya jika jadwal minum berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis acetylcysteine pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat, karena dapat menyebabkan overdosis.

Efek Samping Obat Acetylcysteine

Seperti halnya Obat kimia lainnya, Acetylcysteine juga memiliki potensi yang dapat mengakibatkan efek samping bagi penggunanya dan kemungkinan efek samping yang muncul setiap pasien berbeda-beda tergantung respon tubuh. Berikut Efek samping yang mungkin terjadi saat menggunakan obat ini, yaitu :

  • Demam
  • Hidung beringus
  • Mengantuk
  • Mual
  • Muntah
  • Hidung beringus

Jika mengalami efek samping berupa nyeri dada, sakit perut, sulit bernapas hingga tinja berwarna hitam pekat harap penggunaan untuk segera berhenti dan segera kunjungi dokter untuk dapat memastikan tindakan selanjutnya.

Lihat lebih lanjut mengenai :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *